Hal yang tidak boleh luput dari pandangan kita mengenai pertandingan futsal yaitu kehadiran Wasit. Tanpa adanya wasit pertandingan tidak bisa dilaksanakan dengan baik dan benar. Keadilan bukan hanya dipengadilan tetapi juga di lapangan hijau. Oleh karnanya kita perlu tahu bagaimana peranan Wasit pada pertandinan futsal kali ini.
Ia adalah seorang wasit yang tidak kenal lelah dalam menegakkan keadilan ditengah lapangan. Jika kita perhatikan sekilas senyumnya mengisyaratkan kepada kita bahwa ia mencintai profesinya…
Namun banyak ejekan, tuntutan, yang ia terima…hiks hiks
padahal perutnya belum terisi sama sekali dengan makanan hiks hiks hiks, sungguh malang nasibmu wasit kau memang pahlawan tanpa tanda jasa…
Berikut wawancaranya
“Apa pendapat anda sebagai seorang wasit?”
“Saya bangga menjadi wasit karena mungkin dengan memulai ajang kecil ini saya bisa menjadi wasit dipertandingan internasional”
Adakah keluhan?
“ndak ado snek, minum teh ajo nyo wak kan latiah karajo dari pagi sampai siang”
Harapannya apa?
semoga pertandingan selanjutnya lancar, ada snek untuk saya dan tidak ada unek2 kasar dari para pemain”.
Bagaimana tanggapan anda dengan pendapat salah seorang supporter dengan ketidak adilan anda dalam sanksi lapangan?
Mungkin mereka lebih tahu dibandingkan saya sebagai wasit. Karena peluang mereka melihat pelanggaran lapangan juga ada, namun saya juga manusia saya hanya mengucapkan apa yang terlihat oleh dua mata saya ini”.
