Minggu, 31 Juli 2011

Evaluasi Ramadhan ala Admin Tim Jurnal


    Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah di dalamnya terdapat banyak sekali ampunan dan juga pahala yang ditebar dan diobral dan siap di grab (dipungut) oleh umat muslim di seluruh Indonesia dan juga dunia. Saya merasa apa yang sudah saya lalui dalam ramadhan ramadhan sebelumnya sangat tidak memuaskan, dan saya juga mengakui bahwa saya juga banyak melakukan kemungkaran, kekhilafan dan kesalahan fatal yang bisa saja menggerus pahala puasa saya pada ramadhan ramadhan sebelumnya.
Berpuasa Ramadhan adalah suatu kenikmatan. Jadi jika anda diberi kesempatan untuk bertemu lagi dengan bulan suci penuh berkah, Ramadhan, seharusnya anda bersyukur dan memohonkan ampun serta ucapan terima kasih kepada Maha Pencipta, Allah SWT. Ini juga berlaku pada diri sendiri. Sudah sering kali saya diingatkan oleh orang untuk selalu beramal, dan berbuat baik bahkan tanpa bulan Ramadhan sekalipun, namun imbauan dan saran dari orang lain selalu masuk ke telinga kiri dan keluar ke telinga kanan. Saya memang perlu diberi Pelajaran yang keras agar telinga ini bisa mendengar nasehat baik dari orang lain.

Persiapan Ramadhan
yang jelas mental harus siap + hati...fisik yang sehat tentu juga perlu ...ramadhan ga bakaldilalui begitu saja khan..... persiapan yang matang tentu !!!




Evaluasi Diri
Beberapa hal yang mau saya sebutkan di bawah ini bukan bermaksud membuka aib diri saya sendiri dalam blog yang bisa saja dibaca dengan mudah oleh blogger lain. Namun apa yang saya tulis di sini hanyalah evaluasi bagi diri saya sendiri agar hal hal yang saya sebutkan di bawah ini tidak akan terjadi, tidak boleh terjadi dan seharusnya tidak terjadi di masa yang akan datang. Tidak banyak blogger yang mau membuka "borok" nya sendiri. Saya sendiri tidak menganggap apa yang saya tulis dibawah ini sebagai aib. Hal ini biasa saja, namanya juga evaluasi diri.Saya sengaja melakukan ini karena saya pikir jauh lebih baik daripada membuka aib dan borok orang lain. Saya tidak mengatakan hal hal di bawah ini sebagai aib, karena memang tidak diperkenankan oleh agama. Bahkan Allah SWT pun melarang diri kita menjelekkan diri sendiri. Menjelekkan diri sendiri aja tidak boleh apalagi menjelekkan orang lain. Harapan saya adalah agar hal hal yang kurang terpuji dalam diri saya ini selama proses Ramadhan pada taun sebelumnya tidak terjadi pada diri saya sendiri. Semoga saja juga oleh orang lain juga bisa menarik manfaat dan serta kebaikan dari tulisan ini.
  1. Tarawih Bolong Bolong
    Nah aktifitas sholat Tarawih memang umum dilakukan pada setiap bulan Ramadhan. Namun untuk aktifitas yang satu ini kadang saya melakukannya dengan tidak konsisten. Ini pernahterjadi pada bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Kadang di 10 (Sepuluh) hari pertama saya Tarawih begitu gegap gempita. Tetapi saat memasuki 10 (Sepuluh) hari terakhir aktifitas Tarawih saya sudah kehilangan semangatnya. Entah karena mau lebaran atau sibuk mau buat kue. bareng mama n kakak,heheheh. Yang jelas Tarawih tidak pernah 100 persen saya lakukan di Masjid karena berbagai kendala yang memang tidak bisa saya hindari sepenuhnya.


    Tadarus Al Qur'an



    Ramadhan tahun lalu ,,ana malah ga bisa tamatkan30 juss ....insyaallah ramadhan sekarang 2lebih baik...amiiin ya robb

  1. Sholat Malam (Tahadjud).

Nah ini juga evaluasi dalam diri saya..
Kini aktifitas sholat Malam atau Tahadjud ana  sudah amat jarang dilakukan pada momen momen hari hari biasa bukan di momen Ramadhan. Sedangkan evaluasi diri ini saat Ramadhan tahun taun sebelumnya juga tidak kalah menorehkan prestasi yang membosankan dan tidak menggembirakan. Catatan rapot saya masih merah untuk aktifitas sholat Malam seperti ini, dan saya menyadari itu.

Saya tidak mau dianggap sebagai orang yang lupa diri atas berbagai kenikmatan yang sudah diberikan. ...
insyaalllah bakal di perbaiki ....

Nah dua aktifitas yang sudah saya sebutkan di atas memang lazim dilakukan pada setiap bulan Ramadhan.

Saya mengakui bahwa dua aktifitas yang saya sebutkan dengan jelas di atas jarang sekali saya lakukan di setiap memasuki bulan Ramadhan. Saya harus memiliki kekuatan yang kokoh dan tangguh agar dua hal di atas tidak terjadi lagi pada Ramadhan kali ini. Dan saya pikir adalah hal yang bagus sekali jika kekurangan yang saya lakukan pada tahun sebelunya dan dilanjutkan pada Ramadhan yang akan datang.

Semoga saya memiliki bekal yang kuat, tekad yang membara dan semangat baja untuk bisa melakukan salah satu atau mungkin semua poin tersebut di atas. Apakah anda juga merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan di atas? Mengabaikan aktifitas mulia dalam bulan Ramadhan yang sudah saya sebutkan di atas?. Jangan meniru apa yang saya lakukan. Saya saja ingin memperbaiki kesalahan dan kekurangan saya selama bulan Ramadhan tahun lalu. Saya ingin sekali meninggalkan "rapot merah" dan berprestasi di ramadhan kali ini.

Saya ingin ramadhan kali ini lebih berprestasi dibanding Ramadhan sebelumnya.
Saya akan berusaha sekuat tenaga. Insya Allah....antum juga ea??? Evaluasi diri n lakukan persiapan hati
terutamanya...^_^
from me : (FW)